Nama : Yollanda Frishlla
NPM : 19513494
Kelas : 2PA15
TUGAS
PSIKOLOGI SOSIAL 2
Social
Facilitation
Kecenderungan
seseorang untuk melakukan tugas dengan lebih baik bila tugasnya sederhana dan
lebih buruk bila tugasnya kompleks, dalam keadaan hadirnya orang – orang lain
dan kinerjanya di evaluasi. Kehadiran orang lain disini dapat meningkatkan
Physological Arousial ( tubuh merasa lebih bertenaga ) dan hal ini disebabkan
oleh 3 aspek yaitu, Alertness( kehadiran orang lain membuat kita lebih bertenaga
), Evaluation Apprehension ( kehadira orang lain membuat kita lebih peduli akan
penilaian orang lain kepada kita) ,
Distraction Conflict ( kehadiran orang lain dapat mengalihkan perhatian untuk
saat menelesaikan tugas )
Contoh
:
Seorang mahasiswa berada dalam suatu kelompok tugas salah satu mata kuliah yang
nantinya tugas itu akan dipersentasikan di depan kelas, mahasiswa tersebut
berada di tengah – tengah anggota kelompok yang rajin, jadi teman satu
kelompoknya tersebut rajin dan giat dalam belajar, mereka giat mencari bahan
tugas untuk tugas kelompoknya, bahkan mereka mencari bahan tugasnya di beberapa
refrensi lain / yang bukan di refrensikan oleh dosen, lalu mahasiswa tersebut
menjadi pribadi yang giat pula, serius akan mengerjakan tugas kelompok dengan
baik, jadi kesimpulannya kehadiran orang lain pada mahasiswa tersebut membuat
dirinya lebih baik dan berenergi.
Social
Loafing
Kecenderungan
seseorang untuk berkinerja buruk bila tugasnya sederhana dan sebaliknya
berkinerja baik bila tugasnya kompleks, terjadi dalam kondisi hadirnya orang
lain dan kinerja mereka secara individu tidak dapat di evaluasi.
Contoh
:
Seorang mahasiswa yang mendapat tugas kelompok dalam suatu matakuliah,namun ia
hanya disuruh mencari satu bagian saja dalam tugas itu, jadi dalam kelompok
tersebut mereka membagi – bagi tugas atau dengan kata lain mngerjakannya secara
terpisah, akan tetapi tugas tersebut jika dikerjakan secara individu-pun sangat
mudah dan bahkan hasilnya mungkin akan jauh lebih baik dari kelompok, jadi
sistem kerja kelompok seperti itu bisa dikatakan dengan kata lain kehadiran
orang lain berdampak buruk walaupun tugasnya menjadi sederhana ( hanya sedikit
mengerjakan tuga kelompok ).
Deindividuasi
Melonggarnya
hambatan normal terhadap perilaku jika orang – orang tidak dapat di
identifikasi ( seperti bila mereka berada dalam kerumunan ), berakibatkan
meningkatnya tindakan – tindakan impulsif dan menyimpang.
Contoh
: Ketika
seorang berada dalam suatu kerumunan Demonstrasi ( pendemo ), orang itu akan
lebih terlihat bringas, kasar, pemarah dan tanpa kita tahu kepribadian mereka
yang sebenarnya, dengan kata lain orang yang biasa terlihat sopan, santun,
ramah akan terlihat berbeda ketika ia sedang berdemo jadi perilakunya tidak
dapat teridentifikasi pada saat mereka berada di kerumunan.






0 komentar:
Posting Komentar